SURIAH – Serangan gas yang dilancarkan pemerintah Suriah telah membuat lebih dari 80 orang menderita kesulitan bernapas di pinggiran kota Aleppo.
Seorang pengamat Hak Asasi Manusia Suriah yang berbasis di Inggris menuding pemerintah Suriah telah menjatuhkan bom barel yang mengandung gas klorin, zat kimia beracun, seperti dilansir CNN, Rabu 97/9/2016).
Bukti nyatanya sudah tersebar dalam video, beberapa warga terlihat kesulitan bernafas akibat gas klorin yang beracun. Salah satunya video yang dirilis White Helmet, terlihat anak-anak kecil tengah kesulitan bernafas dan dilarikan ke rumah sakit darurat.
Aleppo Media Center juga memperlihatkan seorang pria terbaring di rumah sakit, dan terlihat petugas medis mencoba untuk mengalirkan oksigen lewat mulutnya.
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) juga berdasarkan hasil penyelidikannya bulan lalu menyimpulkan, baik pasukan pemerintah maupun kelompok pemberontak pernah menggunakan klorin dalam serangannya.
Namun atas tudingan tersebut pemerintahan Bashar al-Assad telah membantahnya.





