CHINA – 14 orang dilaporkan tewas akibat topan Meranti yang menghantam Provinsi Fujian di China timur pada Kamis (15/9/2016) pagi waktu setempat.
Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia di Fujian, enam orang di Provinsi Zhejiang dan satu orang di Provinsi Taiwan. Selain korban tewas, 14 orang lainnya dilaporkan hilang.
Atas angin kencang yang teramat hebat yang sebelumnya datang lebih dulu menrjang Taiwan, 331.000 warga terpaksa mengungsi. Kerugian ekonomi secara langsung diperkirakan mencapai 1,7 miliar yuan (Rp3,3 triliun) di provinsi itu, menurut pemerintah daerah, Jumat (16/9/2016), seperti dilaporkan Xinhua.
Sejauh ini Pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana sebesar 60 juta yuan (Rp118,4 miliar) untuk bantuan bencana bagi para warga yang terkena dampak.
Badan meteorologi Taiwan memperingatkan bahwa pada Jumat Topan Malaka akan mengenai daratan dan lautan. Badan tersebut juga mengatakan topan tersebut membawa angin dengan kecepatan hingga 180 kilometer per jam saat bergerak ke pulau tersebut.





