Detik-detik 1 Muharam, Syahid Intifadhah Al-Quds ke-30 Gugur

RAMALLAH (KBK) – Pemuda Palestina bernama Mu’taz Zawahirah (20 tahun) gugur setelah tertembus peluru Israel  dalam bentrokan di Betlehem, kemarin.

Ia merupakan Syahid Intifadhah yang ke-30, sejak eskalasi kekerasan memuncak di seluruh Palestina setelah Yahudi Israel membagi Al Aqsa untuk Yahudi dan Islam, awal Oktober 2015 lalu.

Seperti dilaporkan Pusat Informasi Palestina, sebelumnya, pemuda lainnya Ala’ Abu Jamal (20 tahun) juga gugur syahid setelah ditembak warga pemukim Yahudi di Al-Quds setelah ia melakukan aksi serangan penabrakan yang melukai yahudi.

Selain itu, eks tawanan Palestina Baha’ Muhammad Khalil Alyan (24 tahun) juga gugur syahid, Bilal Ghanim (21 tahun) terluka parah setelah menggelar aksi penabarakan dan penembakan di jalan Muluk Israel  di Al-Quds dimana Israel  menyatakan mereka yang menyebabkan dua warga Yahui tewas dan 17 lainnya luka.

Intifadhah Al-Quds sejak awal bulan Oktober ini sudah mencapai 30 orang, 7 di antaranya anak-anak di Tepi Barat, Jalur Gaza, 19 di antaranya di Tepi Barat adan 11 di Jalur Gaza.

Kementerian kesehatan Palestina menegaskan, puluhan korban luka kemarin dalam bentrokan dengan pasukan Israel  di Bethanun, timur Buraij, Ramallah dan Hebron. Korban luka total sejak awal bulan ini mencapai 1500 orang, 350 di antaranya terkena peluru tajam, 650 dengan peluru karet, dan ribuan tersedak gas beracu, 150 dipukuli.

Di antara ratusan korban luka itu, 200 di antaranya anak-anak, 90 dengan peluru tajam, 55 dengan peluru karet, 40 perempuan, 3 dengan peluru tajam, 4 dengan peluru karet, 13 dengan pukulan, 20 dengan gas beracun.

Advertisement