ALEPPO – Eman, seorang anak berusia empat tahun telah meninggal di Aleppo setelah mengambil sebuah bom klaster yang dipikirnya bola mainan.
Tragedi tersebut terjadi saat Eman sedang mengumpulkan air di kota yang tengah berada di bawah pengepungan pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh Rusia, yang sedang mencoba untuk merebut kembali dari tangan pemberontak.
Dilansir Daily mail, Rabu (5/10/2016), dokter yang menangani Eman berkata kepada ITV bahwa keluarga dan paramedis dia mengatakan dia pikir senjata mematikan itu mainan.
Dengan kondisi mengkilap dan berbentuk bulat seperti bola, spontan Eman mengambil bom tersebut dan akhirnya meledak dan telah kedua kaki Eman ini rusak damembuat luka parah di kedua kakinya hingga ia akhirnya tewas.
Sementara itu Kepala HAM PBB Zeid Ra’ad Al Hussein mengecam kekerasan dan penghancuran terus-terusan yang terjadi di Aleppo timur, dan mengatakan 100 anak-anak tewas dalam 10 hari terakhir.





