Sulteng Berpotensi Cuaca Ekstrem, Warga Dimintai Waspada

ilustrasi/Ist

PALU-Cuaca ekstrem menjelang akhir tahun terjadi di beberapa Propinsi di Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada warga di Sulawesi Tengah untuk mewaspadai cuaca ekstrim di daerah itu.

“Intensitas curah hujan dalam beberapa hari ini dan ke depan masih cukup tinggi sehingga sangat memungkinkan terjadinya bencana alam,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Palu Kasiron, Selasa (11/10) seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan foto satelit menunjukan adanya kumpulan awan tebal di sejumlah wilayah di Provinsi Sulteng yang menandakan berpeluang hujan dari intensitas sedang sampai lebat.

Juga disertai dengan angin kencang dan petir sehingga bisa membahayakan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah.

Karena itu, Kasiron mengimbau warga di sejumlah daerah, khususnya yang selama ini sering dilanda banjir, longsor dan juga petir untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan mengantisipasi cuaca ekstrim.

Dia juga mengingatkan para nelayan untuk waspada akan adanya gelombang tinggi di beberapa perairan di wilayah Sulteng.

Sementara Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Benana Daerah) Provinsi Sulteng Bartholomeus Tandigala juga meminta warga di setiap kabupaten dan kota di daerah ini untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim.

Bencana banjir dalam dua bulan terakhir ini terjadi di beberapa daerah di Sulteng seperti Tolitoli, Donggala, Parigi Moutong dan Kota Palu akibat intensitas curah hujan meningkat.

Ada banyak warga yang bermukim di dekat daerah aliran sungai (das) dan juga perbukitan sehingga sewaktu-waktu jiwa mereka terancam dari banjir dan tanah longsor. Karena itu, pinta dia, warga harus selalu waspada dan siaga

Advertisement