100 Relawan Kemanusiaan Ikut Training di Bukittinggi

Relawan DMC

BUKITTINGGI (KBK) – Indonesia, negeri tropis yang berada di garis katulistiwa sering sekali mendapat cobaan bencana. Ketika bencana itu melanda, sangat dibutuhkan banyak tenaga untuk membantu.

Penanggulangan dan respon bencana tentu tidak bisa mengandalkan tenaga yang disediakan pemerintah saja, tapi juga diharapkan keterlibatan masyarakat. Justru relawan non pemerintah acap kali sangat membantu membackup tenaga yang sudah disiapkan pemerintah.

Untuk mengokohkan kekuatan kerelewanan kemanusiaan, Dompet Dhuafa Singgalang (DDS) mempelopori pelatihan relawan kemanusiaan di Bukittinggi, (17-18/10/2015).

Hal itu disampaikan Musfi Yendra, Branch Manager DDS kepada KBK, Jumat (16/10/2015).

Disampaikan Musfi, relawan yang akan ikut dalam pelatihan ini adalah sebanyak 100 orang, berasal dari utusan mahasiswa, komunitas, lembaga, dan Media partner Bukittinggi.

“Training ini diadakan dalam rangka peresmian kantor cabang pembantu Dompet Dhuafa Singgalang Bukittinggi, yang telah dilaksanakan Soft Launchingnya pada Ramadhan 1436 H lalu. Kami ingin menghimpun segenap lapisan warga Bukittinggi yang tanggap isu kemanusiaan dan kebencanaan untuk bergabung dan bersinergi membangun umat bersama-sama,” tambah Musfi.

Ditambahkannya, acara diadakan dalam bentuk diskusi seputar kebencanaan dan dasar-dasar kegiatan volunteer, melibatkan tiga pembicara senior, yakni Relawan Kemanusiaan Internasional, Bambang Suherman, Volunteer Super DDS, Iskandar, MHI serta Pendiri Green Tourism Institute, Ridwan Tulus. Dan tuan rumah sendiri, Musfi Yendra.

Tempat pelaksanaan kegiatan training, di Istana Bung Hatta, Bukittinggi.

“Target training kebencanaan ini nantinya adalah menciptakan komunitas relawan sebagai basis dukungan masyarakat dalam kampanye gerakan kemanusiaan melalui program-program kemanusiaan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan ke depannya oleh Dompet Dhuafa Singgalang,” pungkas Musfi – Nisa.

Advertisement