JAKARTA – Sedikitnya 3.800 pengungsi asal Timur Tengah meninggal di Laut Mediterania ketika mencoba untuk mencapai Eropa. Menurut badan pengungsi PBB tahun 2016 mrupakan tahun paling mematikan karena jumlah pengungsi yang tewas tembus hingga angka 3.800 orang.
William Spindler, juru bicara badan pengungsi PBB yang berbasis di Jenewa, dalam cuitannya mengatakan ia menerima banyak laporan kematian pengungsi di Mediterania.
“Kami menerima laporan lebih dari kematian di Mediterania,” kata Spindler seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (27/10/16).
“Kami mendapat laporan bahwa setidaknya 3.800 orang tewas, membuat 2016 merupakan tahun paling mematikan yang pernah ada,” tambahnya.





