Banjir Aceh Jaya, Sejumlah Desa Terisolir

Ilustrasi/okz

MEULABOH – Luapan sungai yang mengakibatkan banjir di empat kecamatan di Aceh Jaya membuat sejumlah desa masih terisolasi.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, Rimbawan, di Calang, Senin mengatakan, banjir mengepung Kecamatan Darul Hikmah, Kecamatan Sampoiniet, Kecamatan Indra Jaya dan Kecamatan Jaya. “Hingga saat ini hujan masih mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Aceh Jaya,” kata Rimbawan, seperti dilansir Antara, Senin (7/11/2016).

Hingga kini pihaknya masih terus memantau dampak dari banjir luapan sungai melanda daerah itu, ribuan jiwa dilaporkan telah terdampak banjir ini sehingga ada yang telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Hujan yang masih merendam di Aceh Jaya diakibatkan intensitas curah hujan tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Barat dan Selatan Aceh (Barsela), sehingga menimbulkan genangan di beberapa ruas Jalan Nasional Meulaboh dalam beberapa jam.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meulaboh-Nagan Raya memprakirakan curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang melanda lima kabupaten wilayah kerjanya sehingga warga diimbau waspada.

Wilayah yang terjadi hujan pada siang-malam seperti Kabupaten Aceh Barat (Meulaboh), Kabupaten Aceh Selatan (Tapaktuan), Kabupaten Simeulue (Sinabang), Kabupaten Nagan Raya (Suka Makmue) dan Kabupaten Aceh Jaya (Calang).

Angin ketinggian permukaan laut sampai 3.000 feet umumnya bertiup dari barat dengan kecepatan 0-25 km/jam, tinggi gelombang perairan Barat dan Selatan Aceh 0,5-4 meter untuk tiga hari kedepan,” demikian Kepala BMKG Meulaboh Edi Darlupti.

Advertisement