PONOROGO – Titik rawan longsor mengepung Ponorogo, seiring dengan hujan yang terus mengguyur daerah Ponorogo dan dapat menimbulkan bencana.
Ada belasan titik longsor ditemukan di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Dua di antaranya sangat parah dan menimbulkan kerugian secara material.
Ada dua titik yang sangat rawan. Tepatnya di dusun Dayakan dan Dusun Mesu Desa Dayakan, Kecamatan Ngebel. “Hujannya memang sangat deras. Hal itu menimbulkan longsor secara tidak langsung,” kata Kepala Desa Wagir Lor, Suprapto, dilansir Beritajatim, Jumat (11/11/2016).
(Baca Juga: Longsor, Jalur Ponorogo-Pacitan Lumpuh )
Ia melanjutkan jika model tanahnya juga cenderung labil sehingga saat dihajar hujan, tanah langsung rontok.
Suprapto mengatakan akibat longsor tersebut ada dua rumah milik warga yang menjadi korban. Masing-masing rumah milik Mbah Surti dan Suyanto. Beruntung tidak ada korban jiwa. “Itu yang paling parah. Tapi untuk korban jiwa tidak ada,” katanya.
Sementara, salah satu korban, Suyanto, mengatakan tetap bertahan di rumahnya. Karena yang terkena longsor hanya bagian teras saja. Namun begitu, dia juga khawatir. Pasalnya hujan terus menerus mengguyur Ngebel. “Khawatir lah. Tapi mau gimana lagi tidak ada tempat ngungsi,” pungkasnya.





