Banjir, Longsor dan Tanah Retak Landa Pacitan

Ilustrasi banjir

PACITAN – Bencana tanah longsor, tanah retak, dan banjir menerjang Kabupaten Pacitan, Jumat (2/12/2016) setelah diguyur hujan selama 15 jam.

“Untuk sementara data kerusakan masih dalam proses perhitungan petugas. Pasalnya jumlah kerusakan yang terjadi kali ini banyak.” ujar Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pacitan, Pujono, seperti dilansir Kompas.com, Sabtu (3/12/2016).

Ia mengaku mendapat laporan dari petugas di lapangan, bahwa kerusakan jalan akibat longsor terjadi pada jalan penghubung antar kecamatan, antar provinsi, dan perumahan warga.

Selain itu, tanah retak pun terjadi akibat pergerakan tanah setelah hujan mengguyur selama 15 jam.

Tak hanya itu, sambung Pujono, beberapa rumah roboh total karena diterjang banjir dan tanah longsor dan  lahan pertanian juga rusak karena terendam banjir.

Bahkan Pujono mengaku mendapatkan informasi, ada anggota Polres Pacitan sempat hanyut saat berada di toilet di warung.

Banjir menyapu toilet sehingga membuat anggota polisi itu terjatuh ke sungai. Beruntung polisi itu selamat.

Kini warga yang terdampak banjir menurutnya sudah mengungsi ke tempat tinggal kerabat dan keluarga mereka.

Warga setempat pun dilaporkan bergotong royong membersihkan dan mengamankan aset-aset milik warga.

Menurut Pujono, warga masih khawatir bila terjadi bencana susulan. Apalagi, hujan masih akan terus terjadi hingga awal tahun 2017.

Advertisement