Anas Al-Basha, Badut Penghibur Anak Aleppo Tewas Akibat Serangan Udara

Anas Al basha/ Foto: Mahmoud Al Basha/Facebook via IBtimes

SURIAH – Pekerja sosial Suriah Anas al-Basha yang sellau bekerja keras untuk membuat anak tertawa dengan menggunakan baju badut, telah tewas karena serangan udara di kawasan Masyhad pada Selasa (29/11/2016).

“Dia hidup untuk membuat anak-anak tertawa dan bahagia di  tempat
tergelap yang paling berbahaya,” ungkap Mahmoud al-Bashaooknya, saudara Anas, dalam akun facebooknya, yang dikutip NBC dari AP, pada Jumat (2/12/2016).

Kematian Anas sang badut yang berusia 24 tahun merupakan salah satu kematian yang diakibatkan gempuran yang terus terjadi di Aleppo, dimana pasukan pemerintah Suriah terus habis-habisan berusaha mendapatkan kembali kontrol dari kota terbesar di negara itu, yang kini  menjadi tumpukan  reruntuhan di mana 250.000 orang telah berjuang untuk bertahan hidup, dan 100.000 dari mereka adalah anak-anak.

Anas adalah direktur di Space for Hope, LSM lokal yang memberikan layanan bagi warga sipil di area yang terdampak akibat konflik berpanjangan. Dalam misinya menghibur anak Aleppo,  ia mengenakan wig, mewarnai wajahnya, dan menyebar sukacita untuk anak-anak Aleppo.

“Anas yang menolak untuk meninggalkan Aleppo dan memutuskan untuk tinggal di sana untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai sukarelawan, untuk membantu warga sipil dan memberikan hadiah untuk anak-anak agar dapat membawa harapan bagi mereka,” tulis saudaranya.

“Semua apa yang ingin Anas adalah untuk membawa kebahagiaan bagi anak-anak dari Aleppo.”

Atasan Anas, Samar Hijazi, mengatakan kepada AP ia memiliki cara untuk dapat menghibur anak-anak.
“Dia akan bermain drama komedi untuk anak-anak untuk memecahkan dinding kesunyian antara mereka,” katanya.

“Semua dari kita kelelahan, dan kita harus menemukan kekuatan untuk memberikan dukungan psikologis dan melanjutkan pekerjaan kami,” kata Hijazi.

Advertisement