Banyak Masjid di Pidie Jaya Rusak, Warga Diminta Intropeksi Diri

Salah satu masjid di Aceh yang roboh akibat gempa/ Merdeka.com
ACEH – Dari sejumlah masjid yang rusak akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh, warga diminta intropeksi diri untuk kembali mendekatkan diri ke masjid, dan memakmurkan masjid ketika masjid berdiri kokoh.
Hal tersebut disampaikan seorang Khatib  saat Khutbah Salat Jumat yang digelar di samping reruntuhan Masjid Jami Nur Abdullah, Gampong Paruh Keudeu, Kabupaten Pidie Jaya.
“Ini cobaan bagi umat agar membenahi diri dan terus mendalami agama,” kata khatib yang tak disebutkan namanya itu dalam khutbah singkat dalam bahasa Aceh, Jumat (9/12/2016), dikutip dari Antara.
Khatib juga  menyentil umat telah banyak meninggalkan masjid yang terlihat dari sedikitnya yang menunaikan salat di masjid.
Dia juga menyoroti berkurangnya kegiatan keagamaan atau materi pelajaran agama sehingga peringatan dari Tuhan kepada umatnya pun akhirnya turun.
“Bencana ini peringatan yang harus diperbaiki oleh warga,” kata sang khatib.
Berdasarkan keterangan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Kabupaten Pidie Jaya, Putih A Manaf, menyebutkan 13 masjid di wilayahnya rusak dari sekitar 50 masjid yang ada.
Namun Kepala dinas Syiar Islam Kabupaten Pidie Jaya, Nazir menyebutkan jumlah masjid yang rusak parah mencapai 29 bangunan dan 28 rusak ringan.
“Itu dari keseluruhan masjid yang ada sebanyak 71 bangunan,” kata Nazir.
Advertisement