BOJONEGORO – Lima rumah milik warga Kabupaten Bojonegoro diterjang angin puting beliung yang berlangsung hanya sesaat dan disertai hujan pada Jumat (9/12/2016) sore.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo, meskipun angin puting beliung menerjang lima rumah, namun tidak ada korban jiwa.
Sementara itu bencana angin puting beliung terjadi di dua Kecamatan. Masing-masing Kecamatan Baureno dan Kecamatan Balen. Di Kecamatan Balen terjadi di Dusun Kuniran, Desa Kedungdowo.
Lima rumah warga yang rusak kebanyakan gentengnya jatuh dan sebagian besar rumah korban yang terbuat dari dinding kayu jebol. Seperti rumah milik Mulyadi (40) rusak dibagian atap dan dindingnya.
“Rumahnya terbuat dari dinding anyaman bambu. Akibatnya Mulyadi diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp2,5 juta,” ujarnya.
Selain rumah milik Mulyadi, rumah Samijo (66) juga mengalami rusak dibagian dinding dan atapnya. Rumah milik Samijo lebih parah. Ia ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp5 juta.
Tiga rumah korban lainnya juga mengalami hal yang sama. Yakni rumah milik Patmi (62), Sudarsono (62) dan rumah milik Kismangun (56). “Lainnya hanya mengalami rusak ringan,” ungkapnya.
Andik Sudjarwo mengimbau kepada seluruh warga Bojonegoro untuk mewaspadai angin kencang karena diperkirakan hujan deras berlangsung hingga Januari 2017.
“Jika hujan disertai angin kencang terjadi agar mewaspadai dan apabila berada di jalan usahakan untuk tidak berteduh di bawah pohon. Dan apabila ada pohon-pohon yang sudah rapuh dimohon agar warga melaporkan kepada SKPD,” imbuhnya.





