Siklon Tropis di Bali sampai 10 Hari, Hindari Potensi Banjir dan Longsor

Ilustrasi /ist

DENPASAR – Keberadaan siklon tropis Yvette di Bali diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar berlangsung 4-10 hari sejak 21 Desember 2016.

Kepala Balai BMKG Wilayah III Denpasar, Muhammad Taufik Gunawan mengatakan siklon tropis yvett yang menghampiri Indonesia intensitasnya sangat kecil sebab cenderung dominan menuju wilayah beriklim subtropis, seperti Australia.

“Kejadiannya biasanya empat sampai 10 hari, sampai daratan berubah menjadi angin kencang. Indonesia itu sebetulnya hanya terkena sayap dan ekornya saja, justru di daerah subtropis induknya,” kata Taufik Jumat (23/12/2016), dikutip dari Republika.co.id.

BMKG Wilayah III Denpasar mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik yang berpotensi longsor dan banjir karena siklon tropis mengakibatkan angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan lebat di daerah selatan Bali.

Ditambahkannya, pihaknya selalu berkoordinasi untuk memberikan peringatan cuaca ekstrem. “Kami selalu memberikan peringatan dini cuaca ekstrem dua jam sebelum kejadian ekstrem terjadi,” ujarnya.

Prakiraan cuaca di wilayah Bali masih didominasi hujan berintensitas ringan, sedang, dan lebat. Trennya, kata Taufik pagi hari cerah berawal, sore berawan tebal, dan hujan ringan. “Puncak musim hujan masih akan terjadi Januari hingga Februari 2017,” kata Taufik.

\

Advertisement