Ribuan Buruh Dipecat dalam Seminggu

Unjukrasa di Bangladesh. Foto:EPA

INDIA (KBK) – Selama seminggu di Puluhan Pabrik di Bangladesh memecat 1.500 orang, kata Polisi setempat, hal itu memicu gelombang protes serikat buruh di negara itu.

Namun serikat buruh menyatakan jumlah pekerja yang dipecat bukan 1.500 orang melainkan 3.500 orang.

Buruh pabrik yang memasok pakaian bermerk di barat itu menuntut pesangon.

Polisi menangkap 30 pekerja, termasuk tujuh pemimpin serikat, kantor berita AFP, Rabu (28/12/2016).

Puluhan ribu pekerja berjalan keluar dari pabrik di pusat pembuatan Ashulia, pinggiran ibukota Dhaka, yang membuat pakaian untuk merek seperti GAP, Zara dan H & M awal bulan ini, yang menimbulkan kekhawatiran mengenai pasokan selama musim liburan.

“Semua pabrik telah kembali berkerja, 90 persen dari pekerja telah kembali,” kata Nur Nabi, asisten inspektur polisi seperti dikutip dari Aljazeera.

Advertisement