Puluhan Warga Manado Terjangkit HIV dari Jarum Suntik

ilustrasi/ist

MANADO –  Sejumlah warga Manado, Sulawesi Utara menderita HIV  dan tertular melalui jarum suntik baik jarum suntik narkoba maupun jarum suntik tato.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Yayasan Batamang Plus Hastho Wicaksono, yang menurutnya penularan HIV di Sulut, yang lebih dominan adalah melalui jarum suntik. Kemudian disusul dengan penularan melalui hubungan seks.

“Penderita yang tertular melalui Pengguna Jarum Narkoba Suntik (Penasun) ada 67 orang. Dan khusus yang tertular melalui jarum tato, ada sebanyak 23 orang,” kata Hastho.

Lanjut dia, untuk para penderita HIV di Sulut ada sekitar 50 orang yang bertato.

“Dari 50 orang yang bertato ini, hanya ada 23 yang tertular melalui jarum suntik tato. Dan yang lainnya itu melalui suntikan narkoba,” jelas dia.

Hastho juga menambahkan, bahwa ia sendiri merupakan salah satu penderita HIV yang tertular melalui jarum suntik.

“Saya dahulu Penasun, dan juga memiliki tato, dan itu penyebab saya tertular HIV. Dan hal ini, memang menjadi suatu penyesalan bagi saya,” bebernya, seperti dilansir Merdeka.com, Rabu (1/2/2017).

Advertisement