Lima Kabupaten di NTB Dilanda Banjir

Ilustrasi banjir bandang Bima/ BNPB

MATARAM – Banjir melanda sedikitnya lima kabupaten di Nusa Tenggara Barat  sejak Selasa (31/1/2017) dan masih berlangsung hingga Rabu (1/2/2017).

Banjir diakibatkan hujan lebat dan meluapnya air sungai serta air laut pasang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) H Mohammad Rum  mengatakan pihaknya sudah menyalurkan bantuan logistik ke beberapa desa yang dilanda banjir.

“Pagi ini saya di Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, menyalurkan bantuan,” katanya, kepada Antara.

Data sementara, jumlah kepala keluarga yang terdampak banjir setinggi di atas mata kaki orang dewasa tersebut sebanyak 500 orang.

BPBD NTB juga mendapat laporan banjir melanda Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, akibat meluapnya Waduk Wakan, pada Selasa, sekitar pukul 21.00 Wita.

Banjir juga merendam permukiman warga, polsek, puskesmas dan kantor Camat Sekotong Kabupaten Lombok Barat, sejak Selasa, sekitar pukul 21.00 Wita, akibat hujan deras dan air laut pasang (rob).

Laporan sementara, 920 jiwa terdampak banjir rob yang terjadi di Desa Cendimanik. Sedangkan di Desa Sekotong Tengah, puluhan warga mengungsi ke masjid.

Sementara di Kabupaten Sumbawa Barat, dilaporkan beberapa kelurahan di Kecamatan Taliwang terendam banjir dengan ketinggian air hingga paha orang dewasa. Banjir disebabkan hujan lebat dan meluapnya air sungai sejak Selasa dan masih berlangsung hingga Rabu.

Belum diperoleh data jumlah warga yang terdampak banjir di Kabupaten Sumbawa Barat.

Banjir setinggi pinggang orang dewasa juga melanda tujuh desa di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, yakni Desa Naru, Nisa, Waduwani, Talabiu, Penapali, Tenga, dan Tente.

Dari seluruh kejadian banjir di lima kabupaten itu, tidak ada korban jiwa.

Advertisement