PAMEKASAN – Masyarakat Pamekasan, Jawa Timur diminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mewaspadai potensi angin kencang yang dapat menimbulkan bencana.
“Ini penting kami sampaikan karena Pamekasan termasuk salah satu wilayah yang memiliki potensi ini, sesuai dengan prakiraan cuaca yang disampaikan Badan Metereologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG),” kata Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono ddalam rilisnya yang diterima Antara Pamekasan, Selasa (7/2/2017) malam.
Ia menjelaskan, potensi angin kencang itu, berdasarkan analisa medan angin pada 6 Februari 2017, yakni terdapat pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat Australia.
Adanya tekanan rendah itu, mengakibatkan tingginya kecepatan angin hingga 35 knot di seluruh wilayah Jawa Timur dan gelombang laut tinggi hingga mencapai 5 meter.
“Kondisi angin kencang dan gelombang laut tinggi ini, diperkirakan hingga 13 Februari 2017,” terang Budi Cahyono.
Wilayah Jawa timur bagian utara, seperti Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Mojokerto dan Jombang juga harus mewaspadai angin kencang yang disertai hujan ringan.
Demikian juga di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, serta daerah Tapal Kuda seperti Pasuruan, Probolinggi, Bondowoso dan Situbondo.
Berdasarkan data BPBD Pemkab Pamekasan, angin kencang memang telah melanda Kabupaten Pamekasan dalam tiga hari terakhir ini dan telah menyebabkan banyak pohon tumbang





