Nelayan di Pangkal Pinang Diminta Waspada Gelombang Laut Dua Meter

Ilustrasi gelombang pasang/ Foto: saibumi.com

BANGKA BELITUNG – Perairan laut di sejumlah kawasan penangkapan ikan dianggap masih belum aman bagi nelayan di Bangka Belitung dan nelayan diminta mewaspadainya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, memperkirakan tinggi gelombang signifikan di jalur penyeberangan Selat Karimata diprakirakan antara 0,5 hingga 2,0 meter, namun ketinggian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali dari ketinggian gelombang signifikan.

Karenanya, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) cabang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan mengatakan seluruh nelayan di daerahnya yang melakukan penangkapan ikan dengan berbagai jenis alat tangkap agar tetap mewaspadai tingginya gelombang air laut yang biasanya disertai dengan angin kencang.

“Kami minta nelayan untuk secara berteduh disuatu tempat yang dianggap aman jika terjadi gelombang tinggi dan angin kencang, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal terburuk bagi nelayan,” katanya.

Ridwan mengatakan pasang air laut maksimum di Sungailiat Kabupaten Bangka pada Sabtu (18/2/2017) diprakirakan dapat mencapai 1,76 meter. Tinggi gelombang yang sama juga berpotensi terjadi di perairan utara Pulau Bangka, sedangkan ketinggian gelombang maksimum di Selat Bangka, Selat Gelasa dan selatan Bangka diprakirakan antara 1,0 sampai 2,0 meter.

“Faktor alam di perairan laut menjadi penentu bagi nelayan yang melakukan penangkapan ikan, dan saya sarankan agar semua nelayan tetap saling memberikan informasi kondisi di laut dengan nelayan lainnya,” kata Ridwan, demikian mengutip Antara.

 

Advertisement