JAKARTA – Banjir Jakarta pada pekan ini telah ditangani oleh tim relawan dan berbagai phak termasuk pasukan pembersih yang dikenal dengan nama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Bahkan video yang dikenal sebagai pasukan oranye tersebut menjadi viral di media sosial, karena aksinya menyelam di got yang airnya sudah berwarna hitam pekat. Terlebih ada salah satu petugas yang tidak menggunakan alat pengaman, dia adalah Dadan, salah seorang pasukan oranye di Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Kepada liputan6.com, ia mengaku aksi yang dia lakukan bukan karena ingin mencari sensasi. Dia mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah murni dari tanggung jawab tugas.
Awalnya ia hanya bermodal nekat, namun kini aksi terjun di got tersumbat itu menjadi hal yang biasa ia lakukan, khususnya saat banjir Jakarta menerjang.
“Ya awalnya saja (mikir) bau, tapi saat saya terbiasa seperti di gorong-gorong Theresia, lama-lama biasa saja,” katanya.
Banyaknya wartawan dan media yang mewawancarai Dadan terkadang membuatnya tidak enak kepada pimpinan dan teman-temannya. “Ini wartawan pada nyari saya, juga bingung. Saya tapi izin dulu ke Pak Lurah, Pak Camat dan Wali Kota, tanpa izin mereka saya tidak berani,” ujarnya.





