PONOROGO – Air sungai di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur menghadapi siaga banjir lumpur sejak Rabu (1/3/2017) malam akibat longsor yang terjadi setelah hujan deras turun.
Kabid Kedaduratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan jika dirinya mendapat informasi tadi malam. Tim langsung ke lapangan. “Kabar terakhir ada lima titik yang longsor,” katanya, Kamis (2/3/2017), dilansir beritajatim.
Longsor tersebut menurutnya mengakibatkan sungai terkontaminasi lumpur, “Kalau masih saja hujan sepanjang hari, bakal banjir lumpur. Tadi malam hampir meluap,” ujarnya.
Dia mengaku, sudah ada 17 kk di Talun yang mengungsi. Setidaknya ke 17 kk yang berpotensi kena banjir lumpur sudah aman.
“Sementara masih aman. Karena banjir lumpurnya tidak bercampur materiil. Tapi ya mending mengungsi daripada kenapa-kenapa,” pungkasnya.





