Lelah Jadi Korban Bencana, Warga Kampung Andir Unjuk Rasa

Ilustrasi Bencana/ Foto: Viva.co.id

BANDUNG – Merasa terus dirugikan akibat bencana yang kerap menerjang wilayahnya, ratusan warga Kampung Andir, Desa Dayeuhkolot melakukan aksi unjuk rasa.

Unjuk rasa digelar di halaman Kantor pemerintah Kabupaten Bandung, Jumat (31/3/2017).

Mereka menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Bandung agar serius menanggulangi bencana yang kerap melanda wilayah tersebut.

“Kalau diliat dari aspek lain masyarakat merasa kerugaian akibat bencana ini. Maka dari itu harus ada moratorium RT, perbanyak ruang terbuka hijau, penaggulangan bencana digalakan kembali sesuai perda, dan satu lagi harus ada keseriusan dari mereka,” ujar koordinator aksi, Rian, seperti dipantau Fokus Jabar dari PRFM.

Aksi berlangsung damai namun dalam pengawalan ketat jajaran kepolisan Polres Bandung. Menurut laporan, perwakilan massa sudah diterima langsung oleh Bupati Bandung Dadang Naser.

Diketahui perkampungan di Jalan Andir kerap menjadi langganan banjir luapan Sungai Citarum jika banjir, dan jika banjir kerap sulit surut sehingga menghambat aktivitas warga. Air banjir juga terkadang bercampur limbah pabrik, limbah domestik, maupun limbah pabrik yang membuat gatal-gatal di kulit.
Advertisement