Nonton Banjir, Dua Pelajar Tewas Terseret Arus

Ilustrasi Tenggelam/ IST

KUPANG – Dua orang pelajar dari Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas terseret banjir setelah jatuh dari jembatan kali Bibase.

Dilansir Antara, keduanya adalah Febriana Kefi (16), siswa kelas dua SMK Maubesi dan Yulianus Ferdinando Funan (13) siswa kelas I SMP St.Yosef Maubesi.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Yohanis Bani pada Sabtu (1/4/2017) mengatakan peristiwa tersebut terjadi Kamis (30/3) pukul 17.00 wita ketika wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara sedang diguyur hujan lebat.

Peristiwa itu bermula ketika kedua korban bersama warga Desa Maubesi mendatangi Kali Bibase untuk melihat luapan banjir dari atas jembatan tua kali Bibase .

Ketika kedua korban berada di atas jembatan tua tiba-tiba banjir yang sangat deras menerjang tembok jembatan menyebabkan jembatan yang sudah tua itu goyah hingga putus menyebabkan kedua korban berada di tengah jembatan itu jatuh dan hanyut terbawah banjir.

Menurut Bani, puluhan warga bersama aparat TNI, BPBD TTU serta aparat Kepolisian langsung melakukan upaya pencarian terhadap kedua korban dengan menyusuri kali Bibase.

Upaya pencarian dilakukan tim SAR membuahkan hasil setelah salah satu korban yaitu Febriana Kefi (16) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 3 km dari lokasi kejadian.

Sementara jenazah Yulianus Ferdinanso Funan (13) berhasil  sekitar 9 km dari lokasi kejadian pada Jumat (31/3/2017) kemarin.

Ia mengatakan, pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, telah membangun jembatan baru yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, namun sebagian warga di Desa Maubesi masih menggunakan jembatan tua itu sebagai jembatan penyeberangan bagi pejalan kaki.

Advertisement