Satu Korban Tewas Longsor Banaran Ditemukan, 26 Lainnya Masih Tertimbun

Ilustrasi pencarian korban longsor/ BNPB

PONOROGO –  Tim SAR gabungan dari Koramil, Polsek Pulung, Tagana, BPBD Ponorogo, Dinas Kesehatan dibantu relawan dan masyarakat setempat menemukan seorang korban jiwa dalam kondisi meninggal dunia atas bencana longsor di Desa Banaran.

“Diperkirakan 26 orang lainnya masih tertimbun tanah akibat longsornya tebing setinggi 100 meter pada pukul 08.00 pagi tadi itu,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Semetara itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghentikan sementara pencarian korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

“Penghentian pencarian tercatat sejak pukul 16.00 WIB, karena kondisi cuaca hujan dan medan yang labil,” ujarnya.

Pada saat longsor terjadi, sebagian masyarakat menurutnya  berhasil menyelamatkan diri, namun 17 orang luka-luka dan dirawat di Puskesmas Pulung.

Dari peta rawan longsor, Desa Banaran merupakan daerah bahaya tinggi longsor sehingga sejak adanya tanda-tanda longsor masyarakat mengungsi sementara pada malam hari, kemudian pada siang hari kembali ke rumah melakukan aktivitas sehari-hari.

Advertisement