GARUT – Atap dari tiga kelas bangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 30 di Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ambruk sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Komite SMAN 30 Garut, Sambas mengatakan kejadian pada Selasa (4/4/2017) sore itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya menyebabkan bagian atap tiga kelas rusak berat.
Menurutnya bangunan sekolah itu dibangun pada 2014 sampai 2015 menggunakan kerangka baja ringan pada atap bangunan sekolah tersebut. Robohnya atap sekolah itu karena kerangka baja ringan tidak mampu menahan beban genting.
“Ini pakai genting biasa jadi tidak kuat pondasi baja ringannya, dari beberapa hari lalu juga sudah kelihatan tanda-tanda bakal roboh,” katanya, dilansir Antara, Rabu (5/4/2017).
Kejadian itu menyebabkan tiga ruang kelas tidak dapat dimanfaatkan oleh para siswa untuk kegiatan belajar mengajar. Kondisi ruang kelas yang rusak tersebut pun akan mengganggu pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA di sekolah tersebut.
“Karena kelas roboh, pihak sekolah akan mencari alternatif tempat ujian ke tempat lain, bisa dipindah ke aula Desa Cihurip,” kata Sambas.





