Tembakan di Taman Jam Gadang Bukittinggi, Pengunjung Panik

BUKITTINGGI – Letusan senjata terdengar beberapa kali di seputaran Taman Jam Gadang Bukittinggi dan membuat pengunjung yang sedang menikmati liburan menjadi panik pada Senin (1/5/2017) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Diduga kuat, suara letusan itu berasal dari senjata api. Karena di halaman Plaza Bukittinggi yang bersebelahan dengan Jam Gadang ditemukan sejumlah selongsong peluru.

Meski sempat membuat pengunjung panik, beruntung, tidak ada korban dalam insiden tersebut. Kejadian ini bermula saat salah seorang petugas pengamanan plaza yang bersitegang dengan  dua orang tak dikenal yang memarkir kendaraannya di areal parkir Bukittinggi Plaza.

Sementara penyebab keributan tersebut berawal saat orang tersebut ngotot mau membawa kendaraannya yang diparkir di dalam areal parkir Bukittinggi Plaza.

Diduga kesal, orang tak dikenal yang akhirnya meletuskan senjata meminta agar dia membawa kendaraannya ke luar dari parkiran. Kedua orang tersebut juga mengacam  jika mobilnya tidak keluar dia akan menghancurkan tembok di areal parkiran tersebut.

Hingga akhirnya keduanya membawa mobilnya keluar. Namun sesampainya di luar Bukittinggi Plaza orang itu memarkir kendaraannya di bawah pohon. Merasa tidak terima dengan jawaban Satpam Bukittinggi Plaza, orang tersebut langsung memukuli Satpam.

Beberapa orang termasuk petugas Satpol PP kemudian memisahkan mereka. Pelaku yang tak terima, kemudian mencabut pistol dan menembak secara sporadis sebanyak tiga kali yang membuat banyak orang ketakutan, bahkan ada yang berlarian.

“Beruntung tembakan itu tidak terarah, ada yang mengenai atap serta dinding plaza, bahkan ada satu tembakan yang sepertinya diarahkan ke saya,” sebut Rendi, salah satu saksi, yang dikutip Gosumbar.

Sesaat setelah peristiwa itu terjadi, aktifitas di Plaza Bukittinggi maupun di Jam Gadang, tampak berjalan seperti biasanya. Meskipun wajah pelaku sempat terekam oleh kamera pengintai CCTV Bukittinggi Plaza, namun hingga kini, pihak Kepolisian Resor Bukittinggi belum memberikan informasi resmi terkait terjadinya peristiwa ini.

Advertisement