Lima Pencari Kayu Tertimbun Longsor di Mahakam Ulu, Dua Tewas

Ilustrasi jenazah

MAHAKAM ULU – Longsor menimbun lima warga Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, saat sedang berteduh di tengah guyuran hujan deras di bawah dataran tinggi, kawasan bukit Pancang, Long Bagun.

Dari lima orang tersebut, dua dilaporkan tewas dan tiga terluka. Kelimanya adalah  Andri Setia (20), Yerimias (18), Andre (15), Yunus Saputra (39), dan Abo (28), dimana mereka pergi ke hutan untuk berladang pada hari Senin (7/5/2017) lalu, dengan berjalan kaki sekitar 7 kilometer dari kampung mereka.

Kelimanya mendirikan pondok terpal, untuk berteduh. Peristiwa nahas itu terjadi Rabu (9/5/2017) dini hari dimana tanah di dataran tinggi yang berada di atas mereka longsor, dan menerjang pondok.

Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan Mujiono, seperti disampaikan Kasi Operasi Octavianto, menerangkan, kelima orang adalah pencari kayu. Tanah yang berada di atas mereka, menimpa pondok yang digunakan untuk berteduh akibat hujan. “Dua orang korban, Yunus dan Abo, berhasil dievakuasi warga sekitar. Tiga lainnya, masih dalam pencarian,” ujar Octavianto.

“Abo ditemukan meninggal dunia. Sementara korban lain (Yunus) sempat ditemukan selamat, tapi meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit di Ujoh Bilang (ibu kota Mahakam Ulu). Kedua korban sudah diserahkan ke keluarga masing-masing,” tambah Octavianto.

Dari peristiwa itu, tim SAR Basarnas dari kantor SAR Balikpapan, telah diberangkatkan ke lokasi kejadian, untuk bergabung melakukan pencarian. Jauhnya jarak dari Balikpapan ke Mahakam Ulu memakan waktu tidak sebentar.

Advertisement