TANZANIA – Pili Hussein, seorang wanita berasal dari Tanzania rela menyamar selama puluhan tahun agar dapat bekerja di sebuah tambang.
Sebuah tempat penambangan dimana ia bekerja diketahui tidak menerima pekerja perempuan, sehingga ia terpaksa membohongi semua orang dengan menyamar sebagai pria.
Pili Hussein tumbuh di sebuah keluarga besar di Tanzania. Ia merupakan putri seorang penjaga ternak. Ayah Pili memiliki enam istri dan dia adalah satu dari 38 anak-anak. Meskipun dia dirawat dengan baik, dalam banyak hal, dia merasa tidak mendapat kasih sayang yang penuh.
“Ayah saya memperlakukan saya seperti anak laki-laki dan saya diberi ternak untuk diurus, saya sama sekali tidak menyukai kehidupan itu,” katanya, seperti dilansir BBC, Senin (15/5/2017).
Tapi pernikahannya bahkan lebih tidak menyenangkan, dan pada usia 31 tahun Pili melarikan diri dari suaminya yang kasar.
Sehingga untuk mencari pekerjaan di kota Mererani, Tanzania kecil, di kaki gunung tertinggi Afrika, Kilimanjaro, ia berusaha menjadi pria di tempat penambangan batu permata berwarna biru violet yang disebut tanzanite.
“Saya tidak sekolah, jadi saya tidak punya banyak pilihan, “kata Pili. “Wanita tidak diperbolehkan di daerah pertambangan, jadi saya masuk dengan gagah seperti seorang pria, seperti orang yang kuat. Anda mengambil celana panjang, Anda memotongnya menjadi celana pendek dan Anda tampak seperti pria. Itulah yang saya lakukan.” tuturnya.
Ia pun mengubah namanya menjadi Paman Hussein. Dalam terowongan panas dan kotor di bawah tanah, Pili bekerja 10-12 jam sehari, menggali dan menyaring, dengan harapan bisa mengambil batu permata di di batu grafit.
“Saya bisa turun 600m di bawah, masuk ke dalam tambang, saya akan melakukan ini dengan lebih berani daripada banyak pria lainnya. Saya sangat kuat dan saya bisa memberikan apa yang diharapkan pria lain.”
Pili mengatakan bahwa tidak ada yang menduga dia wanita. Hingga akhirnya rahasia baru terbuka setelah adanya kasus perkosaan yang dilakukan para penambang, dan Pili menjadi salah satu penambang yang digiring polisi dan diduga sebagai salah satu pelakunya.
Ketika itu dia tidak punya pilihan kecuali mengungkapkan rahasianya, untuk membuktikan bahwa dia tidak dapat bertanggung jawab, dan segera dibebaskan. Terungkapnya rahasia tersebut membuat semua temannya terkejut. Namun Pili akhirnya melanjutkan hidupnya kembali sebagai seorang wanita pada tahun 2001 dimana ia memulai kembali kehidupan baru dengan menikah untuk kedua kalinya.





