Mali-Sedikitnya tiga orang tewas , yakni dua orang penjaga perdamaian PBB dan seorang kontraktor warga sipil Sabtu dalam serangan roket di pangkalan PBB yang terletak di bagian utara Mali.
Dewan Keamanan PBB menyebut serangan itu sebagai kejahatan perang . Selain tiga tewas, 20 orang lainnya terluka dalam serangan fajar yang dilakukan di Kidal, empat diantaranya terluka parah, ujar misi penjaga perdamaian PBB di Mali (MINUSMA).
Kelompok militan Ansar Dine mengklaim bertanggung jawab atas teror itu.
Serangan dilakukan satu minggu pascapenyerangan mematikan di sebuah Hotel di Bamako, dan pada saat dunia dilanda kekhawatiran tinggi pasca-serangan di Paris dan jatuhnya pesawat Rusia yang keduanya diakui dilakukan oleh kelompok bersenjata ISIS.
“Kamp kami di Kidal diserang pagi ini oleh para teroris dengan menggunakan roket,” kata seorang pejabat MINUSMA seperti diberitakan Aljazeera,Sabtu (28/11).
Korban yang meninggal adalah dua orang anggota pasukan penjaga perdamaian berasal dari Guinea dan seorang kontraktor dari Burkina Faso, ujar PBB.
Lima belas anggota Dewan Keamanan PBB mendesak pemerintah Mali untuk menyelidiki dan menekankan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut harus segera diamankan.
Seperti diketahui, kelompok Ansar Dine bersekutu dengan Alqaidah di Maghreb (AQIM) dan Front Pembebasan Macina, yang mengklaim melakukan serangan di hotel Radison Blu, Mali 20 November silam yang menewaskan 20 orang termasuk 14 warga asing di antaranya.





