MOSUL – Warga Mosul mengatakan puluhan pejuang ISIS telah mengambil posisi dan menutup jalan-jalan di sekitar Masjid Agung al-Nuri Mosul, dalam persiapan untuk pertarungan terakhir dalam pertempuran melawan pasukan Irak.
Sumber-sumber militer mengatakan langkah pejuang ISIS bertujuan untuk mencegah penyusupan apapun dimana pasukan Irak menutup masuk kantong-kantong wilayah yang tersisa yang dimiliki oleh kelompok bersenjata tersebut.
Sementara itu 200.000 orang warga Mosul dilaporkan masih hidup dalam kondisi mengerikan di balik garis ISIS di Mosul, dimana mereka kehabisan makanan, air dan obat-obatan.
Warga sipil yang melarikan diri dari pertempuran tersebut mengatakan kepada Al Jazeera, Kamis (1/6/2017)Â tentang kondisi mengerikan yang mereka alami.
Ditenagh kelelahan dan kepanikan mereka menganggap menghadapi kondisi kelaparan dengan keterbatasan akses air
Seorang pria yang melarikan diri mengatakan bahwa selama bulan puasa Ramadhan, yang saat ini sedang berlangsung, dia telah bertahan dengan tepung dan air. Seorang wanita tua mengatakan bahwa mereka diperlakukan sebagai tahanan dan tidak memiliki makanan atau air.
Operasi besar dilakukan pasukan Irak yang didukung AS untuk merebut kembali Mosul sejak Oktober tahun lalu. Pertarungan tersebut telah memakan banyak korban jiwa, mendorong ratusan ribu orang untuk melarikan diri, sementara ratusan lainnya telah terbunuh atau terluka.





