Kabut Asap Cemari Oksigen di Aceh Barat, Warga Diminta Minimalisir Kegiatan di Luar Rumah

ilustrasi Polusi udara karena asap /Foto:kbk

MEULABOH – Kondisi oksigen di Aceh Barat mengalami gangguan akibat kabut asap yang mengepung wilayah tersebut karena kebakaran lahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Adi Yunanda, menyatakan pihaknya masih melakukan pengukuran lahan yang terbakar.

Namun demikian, kata dia, pihaknya belum bisa menyimpulkan tingkat kadar pencemaran udara terkandung dalam oksigen akibat kabut asap dalam beberapa hari terakhir, sebelum keluar hasil pemeriksaan dari pihak terkait di Provinsi Aceh.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak lebih sering berada di ruang terbuka atau luar rumah dan segera memeriksakan ke pelayanan kesehatan terdekat apabila merasa kelainan pada saluran pernafasan sebagai upaya pencegahan dari resiko lebih serius.

Adi Yunanda menuturkan, pihaknya bersama TNI, Polri, Dinas Kesehatan sudah berupaya dalam penangulangan bencana kebakaran lahan gambut, mulai dari upaya pemadaman, membagikan masker serta pencegahan dengan mendatangi lokasi.

Sementara itu Komandan Kodim (Dandim) 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Herry R Sukma, menambahkan, kebakaran lahan di wilayah hukumnya itu telah merambah enam kecamatan dengan luasan 58-60 hektare dengan posisi tersebar.

“Terparah itu di Kecamatan Johan Pahlawan dan Meureubo, terutama di kawasan Suak Raya lintas Meulaboh-Banda Aceh. Di situ banyak asap, lahannya gambut, akses menuju titik api sulit dijangkau, kanal didekat lahan gambut juga sudah kering,” imbuhnya, dikutip Antara.

Diberitakan sebelumnya, kabut asap juga telah menghambat kegiatan belajar mengajar di Meulaboh, karena sejumlah siswa memilih libur akibat kepulan kabut asap yang menebal.

Advertisement