BOGOR – Kota Bogor, Jawa Barat menargetkan anak jalanan tersasar imunisasi campak dan rubella yang akan digelar serentak Agustus-September 2017.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam pencanangan kampanye imunisasi MR, Selasa (1/8/2017) menginstruksi Dinas Sosial untuk menjaring anak-anak jalanan yang akan diberikan vaksinasi.
“Mereka juga termasuk anak-anak yang harus diberikan imunisasi, untuk pencegahan, mereka beraktivitas di lapangan, dan punya potensi menularkan, mengingat begitu mudahnya virus ini menular,” kata Bima.
Menurut Bima, Kampanye Imunisasi MR sejalan dengan penghargaan Kota Layak Anak yang diterima Kota Bogor akhir Juli lalu. Capaian target untuk pemberian vaksinasi tidak semudah pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 lalu, karena dari cara pemberian vaksin berbeda.
“Kalau PIN hanya ditetaskan, beda dengan MR ini harus disuntik, ini jadi tantangan,” katanya, dilansir Antara.
Selain itu, katanyanya, pemberian vaksinasi tersebut juga menimbulkan perdebatan di masyarakat, karena menilai tidak halal dan tidak aman. Oleh karena itu, perlu strategi agar sistem bergerak maskimal.
Bima mengatakan perlu keterlibatan semua pihak, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk menyukseskan program nasional tersebut.





