Warga di Tiga Negera di Asia ini Kekurangan Pangan Akibat Banjir

KATHMANDU – Lebih dari 16 juta orang terkena dampak banjir di Asia Selatan, sementara hujan lebat dan jalan yang rusak menghambat usaha bantuan di tengah kekurangan pangan dan meningkatnya risiko penyakit yang ditularkan melalui air.

Pejabat dan pekerja bantuan mengatakan jika hujan lebat di Nepal, Bangladesh dan India telah menewaskan lebih dari 343 orang, kata

“Ini akan segera  menjadi salah satu krisis kemanusiaan yang paling serius yang pernah dialami wilayah ini bertahun-tahun,” kata Martin Faller, wakil direktur regional untuk Asia Pasifik di Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

“Jutaan orang menghadapi kekurangan makanan dan penyakit yang parah. Kami khawatir akan semakin parah pada hari-hari dan minggu-minggu depan.” tambahnya lagi.

Lebih dari sepertiga dari Bangladesh dan Nepal telah terendam banjir. Di Nepal, 27 dari 75 kabupaten tenggelam atau dilanda tanah longsor, membuat desa dan masyarakat terdampar tanpa makanan, air dan listrik.

Petugas Kementerian Dalam Negeri Shankar Acharya mengatakan, 131 orang telah terbunuh dan 30 lainnya hilang. “Kami membutuhkan bantuan dan dukungan donor dari organisasi sosial,” kata sebuah pernyataan resmi.

Warga menghadapi “kekurangan makanan yang parah” karena tanaman pangan telah musnah dalam banjir terburuk dalam 15 tahun, katanya.

Sementara itu di Bangladesh, tingkat banjir telah mencapai rekor tertinggi. Sedikitnya 56 orang telah terbunuh dan sekitar 4 juta terkena dampaknya.

“Situasi  sangat menyedihkan,” kata Save the Children Director Mark Pierce dalam sebuah pernyataan, mengutip Reuters.

Di India, lebih dari 11 juta orang terkena dampak di empat negara bagian di utara dan timur, dengan setidaknya 156 orang terbunuh. Operasi bantuan terhambat, bahkan saat paket makanan dijatuhkan dari helikopter di daerah yang terkena dampak paling parah.

 

Advertisement