PADANG – Hujan lebat yang terjadi sejak pagi hari juga telah membuat Bandara Internasional Minangkabau ditutup Senin (21/8/2017) siang tadi.
Humas PT AP II BIM, Fendrik Sondra mengatakan, “Telah diterbitkan Notam untuk BIM. Satu jam ke depan closed, karena visibility 600 meter,” ungkapnya.
Pendeknya jarak pandang di bandara yang berlokasi di Ketaping, Padang Pariaman itu menyebabkan beberapa pesawat divert atau dialihkan pendaratannya ke bandara terdekat.
Dilansir Harian Singgalang, beberapa pesawat lainnya masih holding atau pesawat masih berputar-putar menunggu jadwal atau waktu untuk mendarat.
Bila hujan masih terus berlangsung hingga malam dan jarak pandang masih belum memungkinkan untuk pendaratan, maka penerbangan dari daerah asal akan ditunda.





