
PYONGYANG – Korea Utara telah mengkonfirmasi melakukan uji coba nuklir keenam, pada Minggu (3/9/2017) pagi yang menyebabkan gempa berkekuatan 6,3 SR.
Kekuatan ledakan memang tidak dapat segera dikonfirmasi. Namun gempa seismik yang dibuatnya membuat sebuah kelompok Norwegia mengatakan, seperti dilansir CNN, kekuatan nuklir tersebut delapan kali lebih kuat daripada bom yang dijatuhkan di Hiroshima pada tahun 1945.
Sementara para ahli Korea Selatan mengatakan bahwa hasilnya kurang dari setengah perkiraan kelompok Norwegia.
Para ahli mengatakan hampir tidak mungkin untuk memverifikasi bom hidrogen Korut.
Namun, tes tersebut mendapat banyak peringatan dari beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, yang membuatnya jelas bahwa tindakan militer tetap ada di antara pilihannya.
Uji coba nuklir keenam Korut juga telah dikecam PBB dan DK PBB akan gelar pertemuan pada hari ini Senin (4/9/2017) guna membahas sanksi lainnya untuk Korea Utara.




