Yogyakarta Terus Upayakan Penurunan Kemiskinan

Ilustrasi/ ist

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta akan mempertajam peta kemiskinan melalui berbagai upaya, di antaranya perubahan indikator pendataan warga miskin yang berhak menerima Kartu Menuju Sejahtera.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Minggu (5/11/2017) mengatakan tujuannya adalah memberikan gambaran yang lebih baik mengenai kondisi riil kemiskinan di Yogyakarta sehingga pemerintah dapat menentukan kebijakan yang tepat sesuai kebutuhan warga untuk mengurangi kemiskinan.

Pemerintah Kota Yogyakarta berencana menerapkan indikator baru untuk pendataan warga miskin calon penerima KMS mulai 2018, setelah indikator lama digunakan sejak 2012.

Menurut dia, kebijakan yang diambil pemerintah daerah untuk mengurangi kemiskinan harus sesuai dengan kebutuhan warga sehingga program pengentasan kemiskinan tepat sasaran dan memberikan hasil yang optimal.

“Dengan peta kemiskinan yang baik, maka pemerintah dapat mengetahui kelompok mana saja yang perlu dibantu, hingga jenis bantuan yang sebaiknya diberikan,” katanya, dikutip Antara.

Tingkat kemiskinan di Kota Yogyakarta menjadi yang paling rendah di antaranya empat kabupaten lain yang ada di DIY yaitu 8,76 persen.

Strategi pengruangan angka kemiskinan akan dilakukan dengan pemberian Kartu Menuju Sejahtera untuk warga miskin yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai bantuan sosial dari pemerintah Kota Yogyakarta.

Selain itu, lanjut Heroe, pemerintah akan terus menjalankan kebijakan untuk meringankan beban masyarakat miskin melalui jaminan pendidikan, kesehatan.

 

Advertisement