GAZA – Pertama kalinya, sekolah untuk anak-anak penderita cacat fisik dan mental dibuka di Jalur Gaza pada hari Minggu (5/11/2017).
Kepala Sekolah Fedva Mustafa mengatakan pada acara pembukaan bahwa Sekolah Tinggi Pendidikan Al-Jazaer yang didanai Aljazair sekarang memiliki total 60 siswa berkebutuhan khusus.
Mustafa mengatakan kepada Anadolu Agency, hal tersebut akan berkontribusi secara signifikan terhadap integrasi anak-anak disabilitas ke masyarakat.
Dia menambahkan kini murid yang menderita autisme, cerebral palsy, atau beberapa cacat fisik bisa mendapatkan pendidikan dari guru terlatih.
Diketahui orang-orang di Jalur Gaza yang diblokade telah kehilangan kebutuhan dasar mereka sejak 10 tahun terakhir.
Akibatnya, sekitar 80 persen penduduknya sekarang dilaporkan bergantung pada bantuan internasional untuk bertahan hidup.




