Cuaca Dingin Ekstrem Tewaskan Sembilan Orang di AS

Ilustrasi Badai Salju/ IST
CALIFORNIA – Cuaca dingin yang ekstrem menewaskan sedikitnya sembilan orang di seluruh AS dimana suhu diperkirakan tetap akan sangat rendah sepanjang minggu ini.

National Weather Service mengatakan pembekuan berbahan bakar di Kutub Utara mempengaruhi seluruh wilayah daratan AS  kecuali di selatan California dan Florida selatan.

“Tekanan rendah pantai bisa berkembang menjadi  kuat di garis pantai Atlantik Tengah pada pertengahan minggu. Bergantung pada jalur badai yang tepat, akumulasi salju, angin kencang, dan ombak yang kasar mungkin terjadi,” agen tersebut memperingatkan di Twitter.

Di Chicago, suhu angin dingin pada hari Selasa bisa mencapai 35 derajat di bawah nol Fahrenheit (-37 derajat celcius).

Suhu telah anjlok sampai tingkat tertentu sehingga tiga hiu  telah ditemukan beku sampai mati di pantai Massachusetts.

The Atlantic White Shark Conservancy mengatakan bahwa dua hiu pertama yang ditemukan adalah “kemungkinan terdampar karena dingin yang ekstrem”.

Di darat, suhu yang memecahkan rekor telah menyebabkan kematian di hamparan luas AS dari West Virginia sampai North Dakota.

ABC News melaporkan bahwa cuaca dingin diduga menyumbang setidaknya sembilan kematian di seluruh negeri. Baru-baru ini, seorang pria tunawisma ditemukan tewas oleh polisi di St. Louis, Missouri, di dalam tempat sampah setelah dibekukan sampai mati.

Polisi menduga flu tersebut menyumbang kematian seorang pria yang ditemukan di dekat sebuah sungai di Bismarck, Dakota Utara, di mana suhu mencapai level terendah -27 derajat Fahrenheit (-32 derajat Celsius),  sebagaimana dilaporkan The Associated Press.

Advertisement