TRENGGALEK – Setelah terjadinya longsor di Desa Ngadimulyo, Trenggalek, warga untuk sementara dilarang melakukan segala jenis aktivitas di sekitar zona inti longsor untuk menghindari pergerakan tanah susulan yang bisa memicu jatuhnya korban jiwa.
Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak menambahkan jika warga yang menonton dilarang berdiri terlalu dekat dengan titik material longsor.
Sebagian penduduk hingga petani juga diminta tidak beraktivitas di dekat jalur longsor, termasuk bercocok tanam maupun berkebun.
Sementara yang rumah tinggalnya berjarak cukup dekat dengan zona merah longsoran, kata dia, dimbau untuk mengungsi terutama setiap kali turun hujan dengan intensitas sedang maupun tinggi.
“Asumsi kami dan juga sama dengan hasil kajian awal yang dilakukan tim geologi dan geodesi, tanah masih labil. Besar dan luasnya tebing yang tergelincir hingga menutup akses utama antarkecamatan menyebabkan terjadi longsor susulan, terutama saat turun hujan deras,” katanya, dilansir Antara.





