Tegaknya Kembali Musholla Kami

Peletakan batu pertama Mushalla Darul Jadid, Pamarican. Foto: DMC

PAMARICAN – Getaran Gempa bumi bermagnitudo 6,9 SR yang berpusat di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Jumat malam pukul 23.47 (15/12/2017) dirasakan hingga wilayah Jawa Timur. Gempa menyebabkan ribuan rumah warga dan bangunan lainnya rusak.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.935 rumah mengalami kerusakan, 451 rumah diantaranya mengalami rusak berat. Selain itu juga terdapat kerusakan 46 unit sekolah/madrasah, 9 kantor, 4 rumah sakit dan puskesmas serta 38 unit tempat ibadah, salah satunya adalah Musholla Daarul Jadid Pamarican.

Musholla Daarul Jadid merupakan satu-satunya sarana ibadah yang berada di Blok Ambulu Dusun Ciparakan Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Ciamis, musholla yang didirikan di atas tanah wakaf salah satu warga Ambulu di tahun 2006 ini rusak berat dan sudah tidak layak digunakan lagi.

Karena khawatir akan roboh dan bisa membahayakan warga yang mendekati bangunan, warga dan dibantu para relawan membongkar total bangunan musholla sambil berdoa semoga Allah memudahkan jalan agar musholla bisa segera kembali berdiri dan para warga bisa kembali sholat berjamaah di musholla.

Pada pertengahan Januari 2018 lalu, tim Recovery Dompet Dhuafa kembali menyambangi Pamarican untuk bersilaturrahmi dengan warga Ambulu, serta melakukan assesment lebih mendalam terkait kebutuhan pembangunan kembali Musholla Daarul Jadid.

Beberapa hari kemudian, proposal pembangunan disetujui. Warga Ambulu sangat bergembira mendengarnya, mereka langsung menyambutnya dengan kembali bergotong royong menyiapkan dan membersihkan lahan yang akan dibangun. Pembangunan pun dimulai.

Musholla dibangun kembali dengan ukuran 10x10m2, lebih besar dari bangunan ukuran musholla sebelumnya. Proses pembangunannya melibatkan lebih dari 25 orang tukang dan laden, yang diambil dari warga setempat dan beberapa tukang profesional dari luar Pamarican sebagai tukang utama. Dijadwalkan pembangunan selesai dalam waktu dua bulan, atau selesai pada awal Maret 2018.

Ada tiga target dalam proses pembangunan Musholla Daarul Jadid, yakni:

1. Build back better, membangun Musholla yang lebih baik dari bangunan sebelumnya dan mengunakan struktur bangunan tahan gempa, lebih kokoh dan lebih luas ukurannya.

2. Empowering, melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunannya, dan mengoptimalkan pengadaan bahan bangunan dari toko material setempat, dan

3. Transfer knowledge, memberikan pemahaman dan wawasan seputar bangunan aman gempa kepada masyarakat setempat melalui mekanisme learning by doing.

Kini, tiang-tiang dan dinding musholla sudah tegak berdiri sebentar lagi masyarakat Ambulu bisa kembali menunaikan sholat berjamaah lima waktu di Musholla Daarul Jadid, bahkan bisa digunakan untuk melaksanakan jum’at. Semoga Allah memudahkan dan melancarkan ikhtiar pembangunan kembali Musholla Daarul Jadid. – Asep Beny, Manajer Recovery DMC Dompet Dhuafa

Advertisement