Ilustraso Serangan Turki di Afrin targetkan teroris Kurdi dan ISIS/ Anadolu
TURKI – Perdana menteri Turki mengatakan kelompok teroris PYD / PKK telah menewaskan lima warga sipil Turki di 82 serangan roket lintas batas sejak awal operasi kontra-teroris yang dipimpin Turki di barat laut Suriah.
Lebih dari 12 hari, 82 roket telah ditembakkan ke provinsi-provinsi perbatasan Turki dari Reyhanli, Hatay, dan Kilis, Binali Yildirim pada sebuah upacara pemecah tanah di ibukota Ankara.
“Karena roket ini, lima warga negara kita telah kehilangan nyawa dan kita memiliki lebih dari 100 warga kita yang terluka. Ini tidak termasuk bangunan dan masjid yang dirubuhkan, “katanya.
“Kami menghancurkan terowongan mereka, posisi mereka” dalam operasi Suriah melawan teroris,” kata Yildirim.
“Kita akan menghancurkan mereka semua.” tambahnya, dilansir Anadolu.
Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris PYD / PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah barat laut.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta untuk melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah, katanya.
Militer juga mengatakan bahwa hanya target teror yang dihancurkan dan bahwa “perhatian sepenuhnya” diambil untuk menghindari penyalahgunaan warga sipil.