Puluhan Anak di Purwakarta Derita Flu Singapura, Orangtua Resah

Ilustrasi flu singapura/ Foto: metropolitan.id

PURWAKARTA – Sebanyak 21 anak balita warga Perumahan Gandasari, Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, terjangkit flu singapura. Penyebaran penyakit itu sangat cepat.

Prihatin (43 tahun) ibu rumah tangga, warga setempat mengatakan, putra bungsunya Arka Prabaswara yang baru berusia 15 bulan, terjangkit flu Singapura sejak sepekan terakhir dengan gejala awalnya terserang demam selama sehari.

Setelah itu timbul bintik-bintik merah di tangan, kaki, serta mulut.

Para orang tua pun merasa resah sebab penyakit ini sangat cepat menular. Sasarannya kebanyakan anak-anak di bawah usia lima tahun. “Tapi kami sudah laporkan ke petugas puskesmas. Kami takut penyakit ini sama berbahayanya seperti difteri. Ternyata berbeda,” ujar Prihatin.

Secara terpisah, Kasi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, dr Eva Listya Dewi, mengatakan sebagaimana dilansir Republika, pihaknya sudah menerima laporan mengenai balita yang terjangkit flu singapura, di Perumahan Gandasari. Akan tetapi, penyakit ini tak perlu dikhawatirkan.

Sebab, penyakit ini sudah umum terjadi di Purwakarta. Tapi, sebelumnya hanya sedikit. “Kalau yang di Perumahan Gandasari ini, dikabarkan lebih dari 21 anak. Tapi, pas kami cek ke lokasi yang benar-benar terjangkit flu Singapura hanya 11 anak,” ujarnya.

Sedangkan selebihnya, anak yang terkena penyakit skabies. Dengan begitu, pihaknya menghimbau kepada warga untuk tidak resah. Sebab, penyakit ini berbeda dengan kasus difteri. Jika difteri, ditemukan satu pasien saja positif, maka kasusnya sudah kejadian luar biasa (KLB).

 

Advertisement