3 Gelombang Dakwah di Korea Selatan

Irpannudin Rafiudin, Dai Ambassador Dompet Dhuafa 2018, Korea Selatan

SEOUL – Ada 3 gelombang besar hemat saya, dan gelombang ini akan merubah wajah Korsel di masa depan. Dahsyatnya yang menjadi pemain dalam gelombang ini adalah WNI (Warga Negara Indonesia). Jika ini di-manage dg baik maka Korsel akan berubah menjadi negeri mayoritas muslim :

Gelombang 1; Inisiasi pendirian masjid oleh WNI.

Ada 59 masjid atau mushola. Ini bukan jumlah yang sedikit. Bahkan ada sebuah animo besar di hati para WNI, ingin menyulap masjid menjadi permanen seluruhnya.

Di gelombang ini edukasi dan pemberdayaan ZISWAF bisa dimaksimalkan sbg nuqthah inthilaq (titik tolak) dan upaya maksimal utk mewujudkan mimpi para WNI bahwa masjid-masjid mereka menjadi permanen dan bahkan bertambah jumlahnya.

Gelombang 2; Masjid harus menjadi Islamic centre.

Seluruh aktifitas dakwah dan edukasi Islam bergerak dan melembaga secara masif. Masjid menjadi sebuah institusi personal dan sosial sekaligus, tidak hanya menjadi sentra ibadah mahdhoh tapi juga menjadi sentra pengembangan ekonomi ummat. Karena umumnya para imigran mencari halal food di masjid-masjid.

Di gelombang ini dibutuhkan para du’at yang siap menjadi anashirnya. Karena gerakan transformasi itu harus dimulai di sini.

Kendala weekend aktifivity bisa disiasati dg didirikannya PSA (Pesantren Sabtu Ahad) yg mengkloning sistem mahad-mahad Ali di Indonesia dg kurikulum yg baik dan sistematik.

Edukasi kepada WNI ini harus serius karena di gelombang ini kita sedang menyiapkan anashiruddakwah.

Kelebihan melibatkan dan menyiapkan WNI akan lebih akselaratif karena umumnya mereka menguasai bahasa Korea, dan warga Korea umumnya tdk bisa bahasa lain kecuali bahasa Korea.

Gelombang 3; Futuhat Islam di Korea

Gelombang ini adalah gelombang kemenangan dimana warga Korea berbondong-bondong memeluk Islam. Realitas masyarakat Korea yg saya ikuti beberapa hari ini mereka sangat haus akan agama hanya fasilitatornya lemah.

Maka gelombang 1 dan 2 harus diseriuskan utk menanti gelombang ke 3 itu datang biidznillah.

Allahu Akbar….

Semoga Allah mewujudkan impian mulia ini..

Irpannudin Rafiudin
Dai Ambassador Dompet Dhuafa 2018, Korea Selatan

Advertisement