Imigran Mali yang Selamatkan Anak di Apartemen Paris Diangkat Jadi Petugas Pemadam Kebakaran

Presiden Prancis Emmanuel Macron memberi penghargaan pada Mamoudou Gassama/ Reuters

PRANCIS – Imigran asal Mali, Mamoudou Gassama (22) kini bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran Paris setelah dia dikenal banyak orang ketika memanjat sebuah gedung apartemen di Paris untuk menyelamatkan seorang anak laki-laki.

Keberaniannya menarik perhatian internasional ketika ia memanjat empat lantai di bagian luar apartemen itu untuk menyelamatkan seorang anak laki-laki berusia empat tahun yang keluar balkon dan tergantung-tergantung penuh bahaya di atas sebuah jalan.

Setelah video kepahlawanan Gassama viral di media sosial, ia pun sempat diundang untuk bertemu Presiden Perancis Emmanuel Macron di Istana Elysee.

Macron menawarkan kewarganegaraan Perancis kepada imigran yang tidak berdokumen itu, menganugerahkannya medali emas untuk keberanian dan menawarkannya menjadi petugas pemadam kebakaran.

Gassama mengatakan kepada VOA ia meminta tolong pada pemimpin Perancis itu. “Saya mengatakan kepadanya saya meninggalkan Mali lewat Burkina Faso, Niger dan terus melalui Sahara. Kemudian saya tiba di Libya dimana saya menghabiskan beberapa lama untuk menemukan cara menuju ke Italia,” ujarnya.

“Pertama kali saya mencoba naik perahu, saya ditangkap otorita berwenang dan dipenjara, kemudian dideportasi ke Niger. Saya mencoba untuk kedua kalinya. Syukurlah saya berhasil mencapai Italia,” kata Gassama, yang dijuluki sebagai manusia “Spider Man”.

“Saya berdoa agar Tuhan membantu imigran-imigran lain dengan cara yang sama Ia membantu saya. Siapapun migran itu, saya berdoa agar mereka berhasil. Mereka yang berada di padang Sahara, semoga Tuhan membantu mereka melewatinya. Mereka yang berada di laut, semoga Tuhan membantu mereka agar selamat,” tambahnya.

 

Advertisement