JAKARTA – Intelijen militer Israel menuduh Hamas membuat aplikasi pencari jodoh palsu untuk meretas ponsel pasukannya. Dilansir dari The Guardian (5/7), ratusan personel Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mendapat pesan misterius via media sosial mereka.
Dalam pesan tersebut, tentara IDF diminta untuk mengunduh satu dari dua aplikasi pencari jodoh yang tersedia, WinkChat dan GlanceLove. Juru bicara intelijen Israel dalam konferensi pers menjelaskan, dalam aplikasi tersebut, Hamas juga memasukkan malware.
Ketika tentara IDF mengunduh aplikasi itu, malware yang diselipkan memudahkan Hamas untuk melihat tidak sekadar lokasi pengguna ponsel. Hamas juga bisa mendapatkan seluruh daftar kontak, dan menyadap percakapan ataupun apa saja yang sedang diabadikan serdadu itu.
“Apapun yang sedang Anda perbuat dengan ponsel Anda, Hamas bisa mengetahuinya dengan sempurna,” kata juru bicara intelijen IDF.





