Media AS Sebut Agen Israel Curi Dokumen Rencana Pembangunan Nuklir Iran

ilustrasi rudal Iran

WASHINGTON – Laporan media AS menyebut agen-agen Israel memasuki sebuah gudang Iran dan mengambil puluhan ribu halaman dan hampir 200 disket komputer mengenai rencana Iran untuk membangun senjata nuklir.

The New York Times pertama kali melaporkan tentang peristiwa itu Minggu (15/7/2018), dan menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan dokumen-dokumen tersebut untuk mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menarik AS keluar dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran.

Netanyahu juga berargumen bahwa Iran masih berniat untuk membangun bom-bom atom di masa mendatang.

The Times mengatakan tiga reporter memeriksa dokumen-dokumen itu pekan lalu atas undangan pemerintah Israel.

Namun media tersebut mengatakan tidak dapat memverifikasi dokumen-dokumen itu asli atau tidak dan mengatakan sebagian dari dokumen-dokumen itu berusia 15 tahun.

Atas tuduhan itu Iran telah membantah dan mengatakan surat-surat itu palsu, sementara Israel dan AS belum berkomentar.

Advertisement