Banjir Landa 300 Tempat Pengungsian Rohingya di Bangladesh

Ilustrasi kamp pengungsi Rohingya di Cox Bazar dalam kondisi tidak sehat/ AFP
BANGLADESH – Lebih dari 300 tempat perlindungan Rohingya di Bangladesh  dilanda banjir pada Selasa (24/7/2018)  malam, membuat hidup para pengungsi semakin kesulitan.

Penyiar lokal Rohingya Vision melaporkan, sebagaimana dipantau Anadolu, Rabu (25/7/2018), banjir terjadi di lahan yang ditempati hampir 7.000 warga Rohingya yang menjadi tempat perlindungan sejak tahun lalu, ketika mereka dipaksa untuk meninggalkan rumah mereka di negara bagian Rakhine utara.

Banjir ini bukan kali pertama melanda tempat pengungsian Rohingya, yang memungkinkan hiddup para pengungsi makin kesulitan dan rentan akan penyakit.

Dalam laporan yang diterbitkan baru-baru ini, kelompok kemanusiaan mengatakan kematian 71,7 persen atau 6.700 orang Rohingya disebabkan oleh kekerasan. Mereka termasuk 730 anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang-orang yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan yang meningkat karena puluhan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

PBB mendokumentasikan perkosaan massal, pembunuhan – termasuk bayi dan anak kecil – pemukulan brutal, dan penghilangan yang dilakukan oleh personil keamanan.

Advertisement