JAKARTA – Korea Utara ( Korut) dilaporkan kembali mengerjakan rudal balistik secara diam-diam. Kabar itu diungkapkan seorang pejabat anonim Amerika Serikat (AS) kepada Washington Post via BBC Selasa (31/7).
Dalam laporan tersebut, Korut mengerjakan satu atau dua rudal balistik antar-benua (ICBM) di fasilitas Sanumdong dekat Pyongyang. Fasilitas itu merupakan tempat di mana Korut memproduksi ICBM Hwasong-15 yang diklaim mampu menjangkau daratan utama AS.
Sementara Reuters memberitakan dari citra satelit, terlihat kendaraan lalu-lalang, namun tidak tampak adanya pembangunan rudal.
“Kami masih belum tahu sampai di mana pembangunan rudal tersebut,” kata pejabat AS itu seperti dilansir Reuters via BBC.
Laporan dari The Post dan Reuters bukan kali pertama bahwa Korut terus melanjutkan program persenjataannya. Pada akhir Juni, laporan dari intelijen yang bocor menyatakan Pyongyang masih terus menjalankan pabrik pengayaan uranium yang menjadi bahan bakar nuklir. Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memberi tahu Senat bahwa pabrik Korut terus memproduksi material fisik untuk membuat senjata nuklir.





