GAZA – Faksi Fatah mengkritik keterlibatan Hamas dalam rencana perundingan dengan Israel dan mengatakan perundingan tersebut sebagai “perundingan memalukan”.
Fatah juga mengatakan perundingan dengan Israel bertujuan “untuk memisahkan Gaza dari tanah air dan mendirikan negara kecil yang akan menjadi kuburan bagi proyek nasional Palestina.”
Sebagai tanggapan, dilansir Anadolu, Hamas menuduh Fatah “perilaku negatif” yang bertujuan untuk merusak upaya untuk mencapai persatuan nasional dan mengakhiri penderitaan warga Gaza.
Jalur Gaza sedang tertekuk di bawah blokade Israel selama satu dasawarsa yang melaparkan penghuninya atas banyak komoditas penting, termasuk makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan bahan bangunan.
Hamas dan Israel disebut dalam upaya perundingan yang ditengahi Mesir, namun hingga kini belum dilaporkan hasil dari upaya kesepakatan diantara keduanya.





