JAKARTA – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan magnitudo 7 skala richter (SR) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah menjadi 104.
Menteri koordinator bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) untuk memimpin reaksi cepat penanganan darurat bencana di Lombok menyampaikan, kemungkinan besar jumlah korban meninggal dunia akan bertambah setelah timbunan-timbunan rumah dan bangunan lainnya yang roboh bisa diangkat.
“Ternyata memang betul, setelah rumah diangkat, masjid juga dibersihkan puing-puingnya, masih ada jenazah di sana. Mudah-mudahan tidak banyak, sampai sekarang 104 korban meninggal dunia, ada penambahan,” lanjutnya.
Wiranto mengatakan, proses pengangkatan bangunan roboh masih akan terus dilakukan guna mencari kemungkinan adanya korban yang berada di balik reruntuhan bangunan. “Mari kita berdoa agar jumlah korban tidak semakin banyak,” katanya menambahkan, dilansir Republika.





